PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) mengangkat kembali jajaran Direksi yang lama, seiring kinerja emiten yang solid. Foto: RELI/ukmdanbursa.com.
JAKARTA, ukmdanbursa.com – PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) mencatatkan kinerja keuangan solid di tengah fluktuasi pasar, dengan laba bersih tumbuh 7,53% pada 2025 dibanding tahun sebelumnya. Perseroan memutuskan untuk mengangkat kembali seluruh anggota Direksi Perseroan yang saat ini menjabat.
“Bertempat di SOHO West Point, Kota Kedoya, Jakarta Barat, PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025. Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui seluruh agenda rapat, termasuk pengangkatan kembali Direksi, serta strategi ekspansi keberlanjutan bisnis perseroan untuk tahun buku 2026,” kata Presiden Direktur RELI Akhabani dalam keterangan di Jakarta, 30 Juni 2026.
Artikel pilihan:
Morgan Stanley Capital International dan Puncak Gunung Es Masalah Ekonomi RI

Ia mengatakan, sepanjang tahun buku 2025, RELI berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang baik di tengah fluktuasi pasar. Pendapatan emiten ini sebesar Rp 58,80 miliar, meningkat 13,50 miliar atau 29,81% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp 45,29 miliar, dan telah melampaui target tahun 2025 sebesar Rp 52,36 miliar.
“Laba tahun berjalan tercatat sebesar Rp 22,90 miliar, meningkat Rp 1,60 miliar atau 7,53% dari tahun 2024 yang mencapai Rp 21,30 miliar. Sedangkan Total Aset Perseroan per 31 Desember 2025 sebesar Rp 751,47 miliar, meningkat 19,33% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp 629,76 miliar. Total Liabilitas Perseroan per 31 Desember 2025 meningkat 78,67% menjadi Rp 221,39 miliar dibandingkan posisi per 31 Desember 2024; dan Total Ekuitas Perseroan per 31 Desember 2025 sebesar Rp 529,92 miliar, naik 4,79% dibandingkan posisi pada 31 Desember 2024,” paparnya.
NIM 38,95%
Akhabani menyampaikan terima kasih atas kepercayaan para pemegang saham dan pemangku kepentingan sehingga RUPST RELI berjalan lancar. “Kami mengucapkan terima kasih kepada para pemegang saham dan pemangku kepentingan, baik dari Dewan Komisaris, para pegawai, hingga Lembaga Penunjang Pasar Modal dalam membantu menyukseskan RUPS Tahunan RELI. Di sisi lain, di tengah tantangan ekonomi global dan nasional yang penuh dinamika, Perseroan mampu mempertahankan dan meningkatkan kinerja yang sustain serta semangat teamwork dari Direksi dan seluruh karyawan dalam mendukung filosofi perusahaan Reliance group, yaitu Business with Purpose,” ucapnya.
Ia menjelaskan, Perseoran sepanjang periode full year 2025 mampu menjaga rasio marjin di atas perkiraan 25%. EBITDA Margin (EM) tercatat sebesar 35,91%; diikuti Gross Profit Margin (GPM) sebesar 42,09%; Operating Profit Margin (OPM) sebesar 32,30%; dan Net Interest Margin (NIM) sebesar 38,95%.
Artikel pilihan:
The Need for Unfiltered Input and the Courage to Face Bitter Truths
Ia menjelaskan lebih lanjut, keputusan utama RUPST RELI Tahun Buku 2025 antara lain Persetujuan Laporan Tahunan & Pengesahan Laporan Keuangan. Selain itu, pemegang saham menerima dengan baik Laporan Tahunan Perseroan dan mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasi Audited untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.
“Rapat juga menyetujui alokasi penggunaan laba bersih/laba tahun berjalan tahun buku 2025 sebagai berikut: menyisihkan sebagian cadangan wajib sebesar Rp 70.000.000 untuk memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Sisa laba bersih setelah dikurangi penyisihan cadangan wajib sebesar Rp 22.831.744.749 akan digunakan sebagai laba ditahan untuk membiayai kegiatan usaha Perseroan,” tuturnya.
Dengan memperhatikan kebutuhan dan keberlangsungan kepemimpinan dalam struktur organisasi Perseroan, lanjut dia, maka disetujui untuk mengangkat kembali seluruh anggota Direksi Perseroan yang saat ini menjabat. Dengan demikian, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris RELI adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : ANTON BUDIDJAJA
Komisaris Independen : INDRA SAFITRI
Direksi:
Presiden Direktur : AKHABANI
Direktur : ANDREW NOVI GUNAWAN;
Direktur : REZA PRIYAMBADA.
Variasi Produk Investasi
Menatap sisa tahun 2026 serta dalam menghadapi dinamika pasar, Perseroan menyiapkan sejumlah Strategi Keberlanjutan Usaha yang disiapkan dan telah berjalan di sepanjang 2026. Ini di antaranya peningkatan penetrasi maupun interaksi kepada para nasabah, baik melalui webinar maupun one-on-one meeting dengan nasabah, sebagai bagian dari advisory service maupun pemasaran varian produk layanan Perusahaan.
“Sehingga tidak hanya mengandalkan dari layanan ekuitas, namun dari berbagai varian produk investasi yang tersedia untuk peningkatan fee based income. Selain itu, penyempurnaan pada aplikasi online trading Relitrade maupun aplikasi layanan lain sebagai bagian dari kenyamanan nasabah dalam bertransaksi, termasuk di dalamnya penguatan keamanan sistem siber dan sejumlah strategi keberlanjutan lainnya,” imbuhnya. (*)
