Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) akan melakukan penayangan Piala Dunia 2026 untuk masyarakat Indonesia secara gratis. Guna membantu UMKM, usaha rakyat kecil ini bebas untuk nonton bareng (nobar), sedangkan untuk komersial nobar yang diselenggarakan kafe atau restoran harus membayar. Foto: ukmdanbursa.com/Koento Wibisono.
JAKARTA, ukmdanbursa.com – Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) resmi menjadi Host Broadcaster Piala Dunia 2026. Perusahaan negara tersebut mengantongi hak siar utuh FIFA World Cup 2026 untuk wilayah Indonesia, sehingga masyarakat bisa menikmati secara gratis. Selain itu, guna membantu UMKM, usaha rakyat kecil ini bebas melakukan nonton bareng (nobar), sedangkan untuk komersial nobar kafe hingga restoran harus membayar dengan tarif yang akan diatur kemudian.
“Masyarakat Indonesia merupakan penggemar sepak bola. Inisiatif nobar juga dengan melibatkan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah). Nobar yang untuk UMKM bebas, tapi untuk cafe, restoran, dan lain-lain ada aturannya. Untuk TV lain biasanya 2 menit, bukan komersial/pemberitaan,” ujar Direktur Utama LPP TVRI Iman Brotoseno di Jakarta, Senin 29 Desember 2025.
Artikel pilihan:
Mendobrak Elitisme, Mampukah OJK Memanfaatkan AI untuk Mendemokratisasi Akses Pembiayaan Ekuitas?

TVRI terakhir kali menyiarkan World Cup dengan hak siar penuh di Tanah Air tahun 1986, saat Piala Dunia berlangsung di Mexico. Pada tahun 1990, hak penyiaran harus berbagi dengan TV swasta.
“Secara historis, TVRI merupakan televisi dengan jaringan siaran terluas sampai ke pelosok negeri, untuk menyiarkan event penting dan sosialisasi program-program pemerintah. Sebagai pionir TV digital, jaringan menyeluruh di Tanah Air, dan didukung peralatan yang paling mutahir, maka TVRI berkomitmen agar masyarakat seluruhnya dapat menyaksikan World Cup 2026,” ucapnya.
Piala Dunia tahun depan akan diselenggarakan di tiga negara, pada 11 Juni hingga 19 Juli. Selain Meksiko, Amerika Serikat dan Kanada juga menjadi tuan rumah ajang olahraga terakbar di dunia itu.
Artikel pilihan:
The Need for Unfiltered Input and the Courage to Face Bitter Truths
Tingkatkan Kualitas
Langkah TV pemerintah itu mendapat dukungan dari DPR. Ketua Komisi VII DPR Saleh Partaonan Daulay juga mengingatkan agar ada perbaikan layanan.
“Ya, terutama jangkauan ke seluruh masyarakat Indonesia. Masyarakat dilibatkan, mengobarkan semangat supaya ke depan agar RI bisa berpartisipasi ke World Cup,” ucapnya.
Kerjasama TVRI dengan pihak ketiga juga dimungkinkan, namun harus didasarkan aturan FIFA. Hak siaran Piala Dunia ini selama 39 hari, dari penyisihan sampai final.
“Diharapkan juga iklan dari perusahaan-perusahaan untuk menopang pembiayaan. Juga, nobar ke dapil-dapil,” imbuhnya.

1 thought on “TVRI Kembali Pegang Hak Siar World Cup, Nobar UMKM Gratis, Kafe dan Resto Bayar”