Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Ryan Kiryanto. Foto: Istimewa.
Oleh Ryan Kiryanto,
Ekonom Senior dan Associate Faculty LPPI
UKMDANBURSA.COM – Pertumbuhan ekonomi (produk domestik bruto) Indonesia pada kuartal III-2025 diperkirakan berkisar 4,9% – 5,0% year on year (yoy), atau 1,3% – 1,4% quarter to quarter (qtq). Badan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan mengumumkan laporan pertumbuhan periode triwulan ketiga besok, Rabu (5/11/2025).
Secara umum, perkiraan pertumbuhan PDB kuartal III sedikit lebih rendah dibandingkan realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal II. BPS mencatat, ekonomi Indonesia triwulan II-2025 masih tumbuh 5,12% yoy, sedangkan dibanding kuartal sebelumnya tumbuh 4,04% (qtq).
Artikel pilihan:
Putting “Indonesia Incorporated” into Action: Driving Synergy for Speed and Sustainability
Dorong Investasi
Penulis memperkirakan pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada kuartal III-2025 terjaga di sekitar 4,6%. Investasi langsung (Pembentukan Modal Tetap Bruto/PMTB) — baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) — diperkirakan tumbuh sekitar 6%.
Ekspor diperkirakan tumbuh sekitar 8% dan impor tumbuh sedikit lebih tinggi di 9%. Sedangkan belanja pemerintah tumbuh sekitar 5%, berbalik dari kontraksi pada kuartal II.

Berita pilihan:
Simak, UBS Sebut Ini Kunci Membangun Portofolio Tangguh
Dengan perkiraan kapasitas mesin pendorong pada kuartal IV lebih baik, pertumbuhan ekonomi untuk keseluruhan tahun 2025 kemungkinan berkisar 5,0%-5,1% yoy. Hal itu bukan capaian yang buruk, di tengah perlambatan laju pertumbuhan ekonomi global dari 3,3% di tahun 2024 menjadi 3,2% tahun ini, menurut perkiraan International Monetary Fund (IMF) terbaru (Oktober 2025).
Capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 5% di 2025 menjadi modal berharga untuk terus melaju di 2026 pada kisaran 5,1%-5,3%. Namun, ini dengan syarat tingkat suku bunga terus melandai, plus didukung kebijakan fiskal ekspansif serta iklim investasi dan bisnis yang kondusif dan ramah investor.

FDI ke Amerika Serikat meningkat pesat belakangan ini, sementara arus modal masuk ke Singapura dan Indonesia naik sedikit hingga tahun 2024. Sumber: UNCTAD dan sumber lain / ukmdanbursa.com.

2 thoughts on “Pertumbuhan Ekonomi Bisa 5% Lebih, Simak Syaratnya”