Skip to content
April 2, 2026 8:13 am
  • LinkedIn
  • Facebook
  • Instragram
  • YouTube
  • X
  • Thread
  • TikTok
logo ukmdanbursa

ukmdanbursa.com

Empower Your Business

Primary Menu
  • NEWS
  • ECONOMY & BUSINESS
  • INVESTMENTS & MARKETS
  • OPINION
  • GENERAL
  • SMES, JOBS & OPPORTUNITIES
  • MARKETPLACE & COMMUNITY
  • PRIVACY & POLICY
  • ABOUT
YouTube
  • Home
  • INVESTMENTS & MARKETS
  • Melonjak 11,5%, Realisasi Investasi Triwulan II Tembus Rp 477,7 Triliun
  • INVESTMENTS & MARKETS

Melonjak 11,5%, Realisasi Investasi Triwulan II Tembus Rp 477,7 Triliun

Editor: Ester Nuky July 29, 2025 10:31 am
7
WhatsApp Image 2025-07-29 at 2.24.59 PM

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani, di Jakarta, Selasa (29/7/2025). Foto: Investasi dan Hilirisasi/BKPM.


JAKARTA, ukmdanbursa.com – Di tengah tekanan perang dagang global dan tingginya tensi geopolitik, realisasi investasi triwulan II Indonesia menembus Rp 477,7 triliun, melonjak 11,5% secara year on year (yoy). Capaian ini juga lebih tinggi dari kuartal I sebesar Rp 465,2 triliun.

Sedangkan terhadap target 2025, investasi triwulan II itu mencapai 25,1% dari total target Rp 1.905,6 triliun. Data investasi ini di luar sektor hulu migas dan jasa keuangan.

“Sedangkan realisasi investasi di Indonesia semester I tahun 2025 menembus Rp 942,9 triliun, meningkat 13,6% (yoy). Terhadap target tahun ini, mencapai sekitar 49,48%,” kata Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani, di Jakarta, Selasa (29/7/2025). 


Infografis: Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM/ukmdanbursa.com.


Infografis: Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM/ukmdanbursa.com.


Baca juga:
KSSK Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sekitar 5



Ditopang Investasi Domestik
Mantan Duta Besar Indonesia menjelaskan, investasi kuartal II itu terutama ditopang pemodal dalam negeri. Kontribusi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) lebih tinggi dari Penanaman Modal Asing (PMA).

Sumbangan PMDN mencapai 57,7%, senilai Rp 275,5 triliun. Sedangkan kontribusi PMA sebesar 42,3%, senilai Rp 202,2 triliun (menggunakan kurs APBN USD 1 = Rp 16.000).

Dari sisi lokasi, luar Jawa mampu menarik investasi Rp 240,2 triliun atau 50,3%. Sedangkan Jawa mencatatkan investasi Rp 237,5 triliun (49,7%).

Baca juga:
Kesepakatan Kemitraan Ekonomi dengan Eropa Dorong Ekspor Melonjak 50%, Siapa Diuntungkan?


Infografis: Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM/ukmdanbursa.com.


Terbesar dari Singapura
Rosan menjelaskan, realisasi investasi triwulan II itu mampu menyerap tenaga kerja Indonesia 665.764 orang. Sedangkan sepanjang semester I tahun ini, penyerapan tenaga kerja Indonesia mencapai 1.259.868 orang.

Sementara itu, dari asal negara/ekonomi, realisasi PMA terbesar 33,3% dari Singapura. Nilai yang dibenamkan menembus USD 4,2 miliar.

Berikutnya adalah ekonomi Hong Kong, RRT, dengan investasi senilai USD 2,3 miliar (18,6%). Ketiga, Tiongkok USD 1,8 miliar (14,4%).

Sedangkan negara dengan perekonomian terbesar Amerika Serikat di peringkat keempat, dengan ‘hanya’ menyumbang 6,0% senilai USD 0,8 miliar. Kelima adalah negeri jiran Malaysia senilai USD 0,7 miliar atau berkontribusi 5,6%, selisih sedikit dengan AS.



Infografis: Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM/ukmdanbursa.com.



Hilirisasi Nikel Tarik Investasi Terbanyak
Sementara itu, hilirisasi yang menjadi program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berhasil menarik banyak investasi. Yang terbesar sektor mineral nikel, senilai Rp 46,3 triliun pada triwulan II lalu.

“Total nilai realisasi investasi hilirisasi Rp 144,5 triliun,” ujar Rosan yang kini merangkap sebagai chief executive officer (CEO) Badan Pelaksana Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Ia merinci, investasi hilirisasi sektor mineral mencapai Rp 96,2 triliun atau tertinggi. Ini terdiri atas investasi hilirisasi nikel Rp 46,3 triliun, tembaga Rp 22,3 triliun, bauksit Rp 14,8 triliun, besi baja Rp 9,5 triliun, timah Rp 1,9 triliun, dan lainnya (pasir silika, emas, perak, kobalt, mangan, batu bara, aspal Buton, dan logam tanah jarang) Rp 1,4 triliun.

Yang kedua, hilirisasi sektor perkebunan dan kehutanan Rp 36,3 triliun. Ini terdiri atas investasi di hilirisasi kelapa sawit Rp 16,4 triliun, kayu log Rp 13,1 triliun, karet Rp 5,1 triliun, dan lainnya (termasuk pala, kelapa, kakao, dan biofuel) Rp 1,7 triliun.

Ketiga, minyak dan gas bumi senilai Rp 10,7 triliun. Ini terdiri atas investasi di hilirisasi gas bumi Rp 5,9 triliun dan Rp 4,8 triliun minyak bumi.

Keempat, hilirisasi perikanan dan kelautan senilai Rp 1,3 triliun. Ini termasuk garam, ikan TCT (tuna, cakalang, tongkol), udang, rumput laut, rajungan, dan ikan tilapia.




Infografis: Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM/ukmdanbursa.com.



Sulteng awesi Paling Diminati Asing
Sementara itu, berdasarkan provinsi, Sulawesi tengah paling kuat menarik investasi asing, mencapai USD 1,8 miliar (14,6%). Kedua adalah Jawa Barat senilai USD 1,8 miliar (14,3%), dan berikutnya DKI Jakarta USD 1,4 miliar (11,3%), Maluku Utara USD 1,1 miliar (8,7%), Jawa Tengah USD 0,7 miliar (5,7%).


“Sedangkan untuk total PMA dan PMDN, provinsi yang paling banyak menarik investasi adalah Jawa Barat Rp 72,5 triliun (15,2%). Berikutnya, DKI Jakarta Rp 71,1 triliun (14,9%), Jawa Timur Rp 38,6 triliun (8,1%), Sulawesi Tengah Rp 31,6 triliun (6,6%), dan Banten Rp 29,7 triliun (6,2%),” tutur mantan Ketua Umum Kadin Indonesia itu.




Infografis: Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM/ukmdanbursa.com.



Baca juga:
BI Ada Ruang Turunkan BI Rate, untuk Menggairahkan Sektor Riil dan Pasar Modal


Kinerja Semester I

Untuk kinerja akumulatif semester I tahun ini, Rosan menjelaskan, investasi juga terutama ditopang PMDN sebesar 54,1%. Nilainya Rp 510,3 triliun.

“PMA berkontribusi 45,9%. Nilainya sebesar Rp 432,6 triliun,” sebutnya.

Dari sisi wilayah, luar Pulau Jawa penyumbang dominan 50,5%. Nilai investasi yang ditanam menembus Rp 476,0 triliun.

Sedangkan di Jawa berkontribusi 49,5% atau Rp 466,9 triliun.


Infografis: Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM/ukmdanbursa.com.

Tags: BKPM investasi asing Realisasi Investasi Rosan Roeslani

Continue Reading

Previous: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sekitar 5% Tahun 2025, Ini Hasil Rapat KSSK Selengkapnya
Next: Harga Saham Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Terbang 94,68% Ytd, Didorong Inovasi Strategis Energi Terbarukan?

7 thoughts on “Melonjak 11,5%, Realisasi Investasi Triwulan II Tembus Rp 477,7 Triliun”

  1. Pingback: Harga Saham Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Terbang 94,68% Ytd, Didorong Inovasi Strategis Energi Terbarukan - ukmdanbursa.com
  2. Pingback: Astra Otoparts (AUTO) Solid Mengarungi Siklus Ekonomi - ukmdanbursa.com
  3. Pingback: Apa Kabar Bank Nobu, BUMI, dan Emiten Terafiliasi Konglomerat Lain? - ukmdanbursa.com
  4. Pingback: Surplus Neraca Perdagangan Barang Turun ke US$ 4,1 Miliar, Inflasi Juli  0,30% - ukmdanbursa.com
  5. Pingback: Dana Asing Makin Deras Keluar, Ada Apa? - ukmdanbursa.com
  6. Pingback: Tom Lembong Dapat Abolisi, Kasus Hukum Perusahaan Gula Wajib Dihentikan? - ukmdanbursa.com
  7. Pingback: Tak Perluas Fasilitas BPJS, Mitra Keluarga (MIKA) Bukukan Laba Melonjak 6,5% Didukung GPM 54,7% - ukmdanbursa.com

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Screenshot 2025-07-10 164012
  • INVESTMENTS & MARKETS

Mendobrak Elitisme, Mampukah OJK Memanfaatkan AI untuk Mendemokratisasi Akses Pembiayaan Ekuitas?

Editor: Ester Nuky December 10, 2025 10:31 am 5
Teguh Anantawikrama
  • INVESTMENTS & MARKETS

Op-Ed: Why Indonesia’s Weaknesses Could Make It a Global AI Superpower

Editor: Ester Nuky November 27, 2025 9:47 am
Ilustrasi sosialisasi oleh OJK - Screenshot 2025-10-28 010859
  • INVESTMENTS & MARKETS

Simak, UBS Sebut Ini Kunci Membangun Portofolio Tangguh

Editor: Ester Nuky October 28, 2025 1:50 am

Hot Shots

Screenshot 2025-07-26 212117
  • OPINION

Konflik Iran dan Antisipasi Rupiah Berdarah, Menuju Berapa Merujuk Sejarah?

Editor: Ester Nuky March 25, 2026 9:57 am
Screenshot 2025-07-26 212117
  • OPINION

Ketika BI Kehilangan Fungsi, Apa yang Terjadi?

Editor: Ester Nuky March 21, 2026 1:40 pm
Screenshot 2025-08-06 143429
  • ECONOMY & BUSINESS

Perang Israel vs Iran Memicu Lonjakan Harga Pupuk

Editor: Ester Nuky March 7, 2026 4:42 pm
Screenshot 2025-07-13 223350
  • OPINION

Protein Power: Senjata Indonesia Hadapi Geopolitik Memanas

Editor: Ester Nuky March 6, 2026 4:41 pm
  • redaksi@ukmdanbursa.com
  • WhatsApp
  • LinkedIn
  • Facebook
  • Instragram
  • YouTube
  • X
  • Thread
  • TikTok
Copyright © 2025 - ukmdanbursa.com - Beta version 1.0. | MoreNews by AF themes.